Kamis, 09 Februari 2017

Trommol Screen



Trommel Screen adalah alat screening yang digunakan dalam industri skala besar terutama pada pertambangan dan juga industri. Trommel Screen merupakan screening yang berbeda bentuknya dari vibrating screen, bentuknya mirip tabung ( drum ).Pada bagian outletnya merupakan tempat keluaran untuk material oversize. Kapasitas yang direncanakan sebenarnya sangat tergantung dari jumlah material yang masuk. Misalnya kita menginginkan material kurang dari 30 mm yang keluar sebagai output produk maka jumlah tersebut harus cukup terkandung pada raw materialnya. Atau dengan kata lain kapasitas terencana (TPH) yang diinginkan tidak akan tercapai apabila material yang masuk 70 % berukuran lebih besar dari 30 mm. Unit Trommel screen ini seperti juga Unit yang biasa dipakai pada Coal Crushing Plan atau Stone Crushing Plan biasanya juga bukan merupakan unit yang terpisah dari unit yang lainnya. Mungkin ada interkoneksi dengan bagian lain misalnya untuk bagian inlet digunakan conveyor, sedangkan untuk stockpile produk dihubungkan lagi dengan conveyor stacking untuk membentuk ketinggian stockpile yang cukup.
            Trommel merupakan sebuah saringan silinder yang berputar, umumnya aliran material bergerak menurun. Permukaan saringan berupa jalinan kawat teratur atau plat dengan lubang teratur. Perputaran trommel meningkatkan efektifitas dari proses pemilahan, karena bisa memisahkan material yang saling menyatu/melekat ataupun memisahkan material dari wadahnya. Trommel ukuran besar (diameter 8-10ft, panjang 50ft) banyak digunakan untuk memisahkan wadah/kardus besar dan ataupun kertas koran dari campuran kertas-kertas ataupun dari wadah-wadah yang bercampur (terutama dari kardus-kardus kaca). Trommel ukuran kecil (diameter 1-2ft, panjang 2-4ft) digunakan untuk pemilahan label dan tutup botol dari pecahan gelas. Untuk ukuran kecil kadang-kadang menggunakan tambahan hembusan udara untuk membantu proses pemilahan (Peer Consultants, P.C., 1991).
            Trommel dengan 2 tahap biasa digunakan untuk proses pemilahan. Pada tahap pertama (ujung bagian awal/depan-tengah dari panjang keseluruhan trommel) menggunakan lubang-lubang dengan ukuran kecil (diameter sekitar 1 inch), digunakan untuk pemilahan material-material yang berukuran kecil seperti pecahan kaca dan pasir. Pada tahap berikutnya (tengah-ujung akhir) menggunakan lubang-lubang dengan ukuran besar (diameter sekitar 5 inchi), digunakan untuk memisahkan kaca, alumunium, dan wadah plastik. Lebih jelasnya mengenai trommel dapat dilihat pada Gambar 2-6










Gambar 2‑6. Trommel (Peer Consultants, P.C., 1991).
Faktor yang mempengaruhi efisiensi pemilahan dari trommel:
§  Karakteristik dan jumlah sampah.
§  Ukuran dan kemiringan trommel.
§  Kecepatan putaran.
§  Ukuran dan jumlah lubang.

Gambar site plan yang menggunakan Trommel Screen

Cara Kerja :
 Contoh Cara Kerja Trommel Screen
Keterangan :
A. Shovel
B. Input ( Feed )
C. Sikat ( Sweaper )
D. Screening ( Ayakan )
E. Produk Samping
F. Produk Utama
Trommel Screen yang berbentuk seperti tabung besar, dimana tabung tersebut terdapat lubang – lubang. Trommel Screen terdiri dari input dan output, dimana feed masuk ke dalam input. Didalam input, feed tersebut diputar oleh screen dengan kecepatan yang ditentukan. Feed yang tidak diinginkan akan keluar dengan sendirinya melalui lubang yang melalaui output. Feed yang diinginkan akan masuk dalam penampung / storage kemudian dialirkan melalui belt conveyor. Feed yang tidak masuk / lolos atau di reycle.
Kelebihan & Kekurangan
1.    Kelebihan
Harga lebih murah dari vibrating screen
- Biaya perawatan tinggi, terutama pada dinamo motor dan sikat
- Tidak dapat menghasilkan produk yang uniform seperti Vibrating. S
- Kebutuhan tempat / ruangan relative besar
Note:
Trommol berasal dari bahasa jerman yang berarti drum. Trommol Screen berbentruk silinder yang diletakkan secara horizontal dan digunakan untuk memisahkan material padat berdasarkan ukurannya. Misalnya, untuk memisahkan sampah kota seperti kaleng atau padatan lainnya bisa juga untuk memisahkan berbagai macam ukuran bebatuan yang sudah dihancurkan di pertambangan.
Misalnya saja, penggalian.Seorang kontraktor biasanya menggunakan alat pemisah ini untuk memisahkan puing - puing dari lokasi penggalian yang digolongkan menjadi dua macam.Tanah bagian atas yang dapat dijual kembali untuk pertanian, perkebunan, atau lokasi perkantoran. Tanah yang sudah di screen dapat dimanfaatkan sebagai dasar dari dasar bangunan karena komposisinya yang tidak terkandung bebatuan. Tentu saja proses screen ini menjadi hal yang menguntungkan bagi kontraktor karena material limbah dapat dijual kembalidan juga dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk transportasi material ke tempat pembuangan.
Dengan konsep yang sama, diterapkan pula untuk proses produksi kompos, pasir/gravel,  produk penambangan kayu, dan limbah kota.

Portable Trommol Screen
Portabel Trommol Screen adalah jenis trommol screen yang saat ini cukup populer dan banyak digunakan oleh berbagai instansi. Portable trommol screen ini sering digunakan pada proses produksi bahan organik dari berbagai macam limbah.
Kapasitas mencapai 150 ton/ jam
Ukuran Screen dari ½ inch sampai 2 ½ inch.
Kegunaan :
1. pemisahan individual produk
2. produksi tanah lapisan atas
3. jerami
4. pemisahan gravel dan produk

 Keuntungan
1. mudah dalam hal transportasi (dapat menggunakan truk)
2. kemudahan pengoperasian
3. dapat dengan mudah diganti - ganti produk yang akan di screen
4. terdapat high discharge conveyor yang memudahkan untuk pembersihan
5. kecepatan operasional dapat dengan mudah disetting sesuai kapasitas
6. dapat diatur kemiringan dari trommol screen
7. dapat dimodifikasi dengan feed hopper
Spesifikasi.
1.            Trommol Screen
·                     Diameter 5 ft x panjang 16 ft
·                     Screen dapat di set dengan ukuran mesh yang berbeda
·                     Kecepatan dapat di set
2.            Oversize Chute
·                     Digunakan untuk eksternal konveyor
·                     Tahan tubrukan
3.            Diesel Drive Unit
·                     Power Unit Diesel 25 Hp

4.            Hidraulic Power Unit
·                     Di desain dengan berat yang sangat ringan
·                     Mudah di akses
·                     Perawatannya murah dan mudah
5.            Discharge Conveyor
·                     Kecepatan dapat di atur
·                     Tingkat discharge tinggi
·                     Transport menggunakan hidraulik fold
·                     Heavy duty belt.
6.            Chassis
·                     Tandem axle dual tire
·                     Baut penguat
·                     Kaki hidraulik dapat di set

Aplikasi di Bidang Industri
·        Diterapkan pula untuk proses produksi kompos
·        Proses produksipasir/gravel
·        Produk penambangan kayu
·        Penanganan limbah kota




DAFTAR PUSTAKA

Senin, 06 Februari 2017

PEMALANG

            Apa yang terpikir di benak anda ketika pertama kali mendengar kota Pemalang ? apa yang khas dari kota Pemalang ? ada begitu banyak pertanyaan jika hendak pergi ke suatu tempat. Pertanyaan-pertanyaan itu tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal ketika berkunjung ke suatu kota.
            Pertama kali mendengar kota Pemalang, di pikiranku kota itu adalah kota yang biasa seperti kota-kota yang ada di pulau Jawa. Berbahasa jawa, orangnya ramah-ramah, dan yang paling penting makanannya enak dan murah-murah. Dalam pikiranku kota Pemalang adalah salah satu kota yang cukup besar, entah kenapa steatment itu ada di benakku. Begitu juga keadaan kota yang ramai, banyak pernak-pernik khas Pemalang yang banyak.
            Berkunjung ke Pemalang bukanlah suatu perjalanan wisata atau berkunjung ke rumah saudara untuk menikmati suasana ataupun berbelanja, melainkan untuk mencari pengalaman di dunia kerja. Ya, kunjungan ini tidak sekadar kunjungan biasa. Satu setengah bulan kedepan aku akan berada di sini untuk mendapatkan ilmu di tempat praktek kerja. Mau tidak mau, aku harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar, seperti adat istiadat, sopan santun, dan yang paling penting harus terbiasa dengan makanan yang ada disini.
Hasil gambar untuk Pemalang            Pertama kali sampai disini, di benakku terpikir kalau Pemalang adalah kota besar, karena lalu lintas yang lumayan ramai, banyak angkutan-angkutan seperti truk berlalulalang. Tapi, aku kaget ketika bercakap dengan warga sekitar, ternyata mereka berbahasa “ngapak” bahasa yang biasa digunakan di daerah tegal, banyumas, dan sekitarnya. Bahasa yang sangat familiar dengan kata “Nyong” yang berarti aku atau saya. Cukup bingung menanggapi bahasa yang tidak kumengerti hanya ku balas iya saja. Aku melupakan satu hal, bahwa Pemalang lumayan dekat dengan tegal, jadi tidak heran jika di kota Pemalang mayoritas penduduknya menggunakan bahasa “ngapak”. Kini ekspektasiku telah salah, bahwa disini ternyata mayoritas penduduknya menggunakan bahasa “nagapak”. Sedikit sulit juga beradaptasi dengan orang yang berbeda bahasa, apalagi ketika mendengar logat dan bahasa mereka, aku tidak bisa menahan tawa, lucu sekali. Ya mungkin karena tidak pernah mendengarnya jadi sedikit asing bagiku.
            Salah satu masalah yang mengakibatkan sulitnya adaptasi adalah dari segi bahasa. Bahasa merupakan kunci utama untuk berkomunikasi, jika kita tidak mengerti apa yang dikatakan orang lain akan sangat sulit bagi kita untuk membaur dengan masyarakat. Disini mungkin sangat kental dengan diskriminasi, apalagi masalah bahasa. Ketika disini anda menggunakan bahasa Indonesia ketika membeli makanan, anda akan mendapatkan harga yang berbeda ketika anda menggunakan bahasa daerah disini yaitu “ngapak”. Tentunya harga dengan memakai bahasa Indonesia lebih mahal daripada dengan memakai bahasa ngapak. Hal ini aku siasati ketika memebeli makanan, aku mengajak temanku dan aku suruh berbahasa ngapak. Karena dia orang Tegal yang lumayan bisa berbahasa ngapak.
            Perpindahan dari satu kota ke kota lain memerlukan adaptasi. Ya adaptasi sangat diperlukan untuk mendapatkan hidup yang nyaman. Kota yang satu dengan kota yang lain akan memiliki biaya hidup yang berbeda, sehingga perlu penyesuaian pengeluaran. Akan sulit jika kita berpindah dari tempat yang mempunyai biaya hidup yang relative rendah menuju tempat yang mempunyai biaya hidup yang relative tinggi. Pengeluaran kita akan membengkak jika kita tidak mengantisipasi keadaan seperti itu. Begitu juga yang aku rasakan saat ini. Aku sekarang bertempat di kota yang biaya hidupnya lebih mahal daripada di tempatku yang dulu yaitu di Solo. Di Solo, uang 20 ribu sudah bisa untuk makan sehari, tapi disini uang sebesar itu hanya untuk 2 kali makan dengan lauk yang sama. Ekspektasiku kali ini benar-benar menjerumuskanku, alhasil aku harus rela sehari hanya 2 kali makan.
            Saat stress, ataupun pusing kita perlu rekreasi, me-refresh otak kita. Selain untuk mencari pengalaman di bidang kerja, mencari hiburan adalah salah satu kegiatan yang perlu dilakukan. Kupikir disini akan banyak hiburan yang menarik, tetapi ketika awal-awal datang kesini, aku sudah berkeliling, dan tidak ada tempat rekreasi yang menarik. Hanya ada satu pantai yaitu pantai widuri. Alun-alun kotanyapun relative sepi, tidak banyak orang yang berjualan disana. Alhasil, aku mencoba ke pasar pemalang, dengan berharap ada sesuatu yang menarik disana, tetapi malah sebaliknya. Kondisi pasar yang sangat kumuh dan bau, membuat keinginan berpetualangku menjadi hilang.
            Yah, memang begitu banyak hal baru yangaku temui disini, memang awalnya tidak seperti ekspektasiku, tapi ada beberapa hal yang sangat menarik bagiku. Salah satunya adalah nasi grombyang yang sangat menggoda lidah. Aku rasa, inilah makanan yang paling enak yang pernah aku temui di kota Pemalang. Rempah-rempah yang lengkap dan menendang lidah, membuatmu merasa meleleh. Sekali anda mencoba, aku yakin anda akan ketagihan. Sayangnya, porsinya cukup kecil, jika anda sedang kelaparan, saya yakin 1 mangkuk nasi grombyang tidak akan cukup untuk mengisi perut anda, butuh 2-3 mangkuk untuk membuat anda kenyang.
            Selain nasi grombyang yang menendang lidah, masyarakat di Pemalang sangat peduli terhadap keadaan sekitar meskipun mereka baru kenal. Masyarakatnya yang ramah, baik, dan saya rasa disini tingkat kriminalitasnya relative rendah. Sebagai contoh, ketika itu aku aku sedang menjemur pakaianku, dan aku tinggal bekerja, hujanpun turun. Aku sudah berpikiran bahwa pakaianku akan basah kuyup, namun tidak. Tetanggaku memindahkan pakaianku ke tempat yang teduh sehingga pakaianku tidak basah.
            Hidup di tempat yang baru memang tidak mudah, perlu adanya adaptasi untuk memperoleh keadaan yang nyaman. Sebagai orang baru, kita perlu mengetahui adat istiadat orang-orang disini. Kita tidak boleh sembarangan bertindak sesuka hati kita layaknya dirumah. Kita sebenarnya tidak perlu memikirkannya terlalu mendalam. Kita hanya perlu dewasa dan bersikap bijak atas apa yang kita hadapi. Dan yang paling penting dalam mencapai kesuksesan beradaptasi adalah keikhlasan. Tanpa adanya keihklasan, yang ada hanyalah keluhan-keluhan yang setiap hari akan muncul. So, bersabarlah teman, dan ikhlaslah. Tanamlah kebaikan dimanapun anda berada dan anda akan menuai kebaikan pula dimanapun anda berada.

Rabu, 11 Januari 2017

Tips untuk mencapai target di tahun 2017


            Apa yang akan kamu lakukan di tahun 2017 ? tentunya banyak sekali hal yang ingin kamu lakukan di tahun 2017. Ada yang ingin lulus, dapat pekerjaan atau punya pekerjaan sendiri, bisa move on, punya pacar,  cepet menikah, dan sebagainya. Begitu banyak hal yang harus dilakukan di tahun 2017. Oleh sebab itu anda harus focus mengejar target anda. Nah, berikut ini tips-tips bagaimana anda bisa mengejar target anda :


1.      Tuliskan target anda
Anda perlu menuliskan semua target yang ingin anda capai khususnya pada tahun ini. Kenapa perlu dituliskan ? dengan adan menuliskan target anda, diharapkan anda akan selalu mengingat tulisan tersebut, sehingga anda mempunyai tujuan untuk mencapai target tersebut. Selanjutnya, tulisan ini bisa menjadi evaluasi bagi anda di tahun depan. Target apa yang belum anda capai, dan anda harus melakukannya di tahun berikutnya.
Hasil gambar untuk target
2.      Simpan target/tempelkan tulisan target di tempat strategis
Setelah anda menulis target anda, anda perlu menyimpannya. Upayakan jangan sampai hilang. Anda bisa menuliskannya pada diary anda atau semacamnya. Selain menyimpannya, anda perlu menempelkan tulisan tersebut di tempat-tempat strategis yang sering anda lihat. Dengan tulisan yang sering anda lihat, diharapkan anda terpacu untuk mengejar target tersebut.
3.      Optimis/percaya diri
Selain hal teknis tersebut, salah satu yang terpenting adalah kekuatan hati anda untuk optimis. Anda harus percaya bahwa anda dapat melakukan atau mencapai target-target anda. Katakan pada diri anda bahwa anda bisa.
4.      Jangan mudah menyerah
Selain optimis, anda harus pantang menyerah untuk mengejar target anda. Pikirkanlah kenapa anda harus mencapai target tersebut. Pikirkan kembali kenapa anda membuat target-target ini. Tanamkanlah pada diri anda bahwa anda harus mencapai target tersebut pada tahun ini, bukan tahun depan, dua tahun lagi atau bahkan entah kapan.
5.      Buatlah timeline untuk mencapai target
Timeline sangat penting bagi anda yang benar-benar menargetkan cita-cita anda tepat waktu. Anda perlu membuatnya per-minggu atau per-bulan. Anda perlu menuliskannya pada minggu pertama, anda harus bagaimana, minggu selanjutnya bagaimana, dan seterusnya. Dengan adanya timeline ini, diharapkan kegiatan-kegiatan anda terjadwal dan tidak berantakan.
6.      Berdo’a
Usaha-usaha yang telah anda lakukan pada bagian sebelumnya akan sia-sia jika tidak diiringi oleh do’a. Kekuatan do’a begitu hebat dan sangat spiritual. Terkadang akal manusia tidak bisa mencapainya. Anda harus berdo’a untuk mencapai target anda, jika perlu anda meminta do’a kepada kedua orang tua. Dengan adanya do’a secara spiritual anda telah terpacu untuk mencapai target anda.

Sekian beberapa tips-tips yang bisa Mr. Offi berikan tentang bagaimana anda bisa mencapai target anda di tahun 2017. Semoga dapat membantu dan membawa berkah kepada kita semua. Terimakasih.




Kamis, 01 Desember 2016

Ketahui 11 tanda pasangan bukanlah jodoh anda


Jika saat ini Anda berada di dalam sebuah hubungan dan selalu bertanya-tanya apakah pasangan yang sekarang jodoh Anda atau bukan, mungkin beberapa tanda di bawah ini dapat membantu.
Awal hubungan memang selalu menjadi hal yang menyenangkan untuk dijalani, percakapan yang seru, menghabiskan waktu bersama, dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Namun, seiring berjalannya waktu, Anda bertanya pada diri sendiri apakah si dia jodoh, terutama jika hubungan telah berlangsung lama.
Dilansir dari bustle.com, Rabu (30/11/2016), berikut ini adalah beberapa tanda yang dapat membantu Ana menunjukkan bahwa pasangan sekarang bukanlah jodoh Anda.
1. Ia tidak dapat membaca pikiran Anda
Sebenarnya membaca pikiran orang lain hampir tidak mungkin dan tidak pernah terjadi di dunia nyata. Namun, menurut beberapa artikel, ketika bertemu jodoh, Anda akan langsung mengetahuinya begitu saja, dan rasanya seperti keajaiban. Ketika Anda dan pasangan selalu berbeda pendapat, berusaha menyatukannya, namun tidak pernah berhasil, ini bisa menjadi tanda kalian tidak ditakdirkan bersama.
2. Tidak ada chemistry
Tentu saja, untuk mengetahui apakah pasangan adalah
 jodoh Anda, harus ada semacamchemistry yang dirasakan. Apakah Anda masih menikmati masa-masa bersamanya? Atau bahkan ciuman dengannya terasa hambar? Anda sendiri yang bisa memutuskan.
3. Ia tidak pernah memuji Anda
Seorang pasangan seharusnya membuat Anda merasa luar biasa tentang diri sendiri dan melakukannya sesering mungkin. Jika Anda menemukan hal sebaliknya, pasangan yang tidak pernah memuji atau bahkan membuat Anda merasa sedih setiap saat, Anda tahu hubungan tersebut akan berakhir seperti apa.
4. Anda terus menerus merasa disalahkan
Bahkan di hari-hari yang baik, Anda merasa takut, entah takut mengungkapkan selera, karena berbeda. Jodoh seharusnya membiarkan Anda menjadi diri sendiri versi terbaik, tanpa menghakimi.
5. Ia sering melupakan Anda
Jodoh seharusnya sangat terobsesi dengan keberadaan Anda, ingin terus menerus melihat, dan mendengar Anda. Namun, jika yang terjadi adalah sebaliknya, ia sering melupakan ketika Anda tidak berada di sekitarnya, ia mungkin memang bukanlah jodoh Anda.
6. Anda terus mengetik ulang pesan untuknya
Ketika berkomunikasi dengannya, Anda merasa harus terus menerus memeriksa apakah ada kesalahan atau tidak. Ini jelas menunjukkan Anda tidak merasa nyaman dan tentu saja tidak ingin merasakannya seumur hidup, bukan?
7. Anda harus terus menerus membenarkan perbuatannya
Ketika pasangan melakukan kesalahan, Anda memiliki keharusan untuk menjelaskan kepada semua orang bahwa bukan itu yang dimaksudnya, atau bahwa ia sebenarnya adalah pribadi yang baik. Ia melakukannya secara sadar dan semua orang bisa menilainya sendiri.
8. Ia tidak berusaha untuk Anda
Tidak ada sebuah hubungan yang mudah untuk dijalani, semua memiliki kesulitannya masing-masing. Yang menjadi fokus adalah berapa besar usaha Anda untuk mempertahankan hubungan tersebut.
Jika merasa hanya Anda yang berjuang, sedangkan ia pergi sesuka hati, akhiri hubungan tersebut. Anda pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik untuk dijalani.
9. Ia tidak tertarik dengan Anda
Ini mungkin terdengar klise, namun pasangan seharusnya akan selalu bersemangat ketika melihat Anda di mana pun.
10. Ia tidak tertarik dengan masa depan bersama Anda
Ya, ia selalu ragu-ragu ketika pembicaraan mengarah pada masa depan, seperti pernikahan. Jodoh seharusnya sangat bersemangat ketika membicarakannya dengan Anda.
11. Anda tidak merasa aman
Perasaan aman mungkin menjadi takaran hubungan tersebut bahagia atau tidak. Jika selalu merasa khawatir dan gelisah, Anda tahu sedang berada di dalam hubungan yang tidak tepat.

Jumat, 14 Oktober 2016

Pangeran Unyeng-unyeng 3 "Misteri Vita (part 1)"

Aku Sebastian Offi. Seorang yang biasa yang bisa punya rasa suka dan juga bisa jatuh cinta. Aku manusia yang normal yang suka kepada wanita bukan kepada pria. Aku juga seorang yang manusia yang bisa kecewa bila cintanya diacuhkan begitu saja. Namun, bukan Offi namanya jika berlarut-larut kecewa hanya gara-gara cinta.
            Kala itu, aku baru saja diterima di SMP. Eh, bukan SMP tapi junior high school 1jetis. Ya, SMP yang gak mau dipanggil SMP. Mentang-mentang bertaraf internasional maunya pakai bahasa Inggris terus. Eh, bukan bertaraf internasional tapi baru “Rintisan”. Padahal kita sebagai warga Indonesia patut menghargai bahasa yang kita miliki sendiri. Memang bahasa Inggris itu penting, tapi bukankah lebih penting bahasa milik sendiri ? Bagaimana jika kita suatu saat ditanya tentang bahasa Indonesia dan kita tidak tau apa-apa tentang bahasa Indonesia ? Memalukan sekali. Para pejuang sumpah pemuda bela-belain untuk memakai bahasa kebangsaan bahasa Indonesia, kita tinggal memakai saja, masih banyak yang mengeluh.
(kembali ke cerita)
            Begitu bangganya orang tuaku ketika aku masuk SMP ini. Walaupun hanya masuk di kelas regular (kelas biasa bukan kelas internasional). Ketika itu aku memasuki MOS (Masa Orientasi Siswa) di hari pertama, terjadi pembagian kelompok, dan aku berada pada kelompok yang tidak ada teman-temanku sebelumnya seperti Kepet, Rojek, Bahtor, ataupun yang lainnya. Lalu aku berkenalan dengan seorang yang bernama Fajar Timur Jaelani. Dia dari kelas bilingual (Kelas Internasional). Lalu aku juga mengenal Fandi, dan Abin, mereka semua dari kelas bilingual. Aku merasa agak minder bergaul dengan mereka karena aku dari kelas biasa.
            Di hari pertama itu terjadi pemilihan ketua kelompok. Tapi, tak ada yang mau menjadi ketua kelompok. Lalu salah satu dari kakak kelas menunjuk salah seorang cewek namanya Novia. Tapi, ketika disuruh maju dia tidak bisa berkata apa-apa lalu turunlah lagi dia. Kemudian kakak kelas kemudian memutuskan untuk menanyakan apakah ada yang pernah menjadi ketua kelas di SD dulu. Lalu, aku pun kaget. Aku tidak mau menjadi ketua lagi, capek dan begitu tidak asik harus berurusan dengan kakak kelas yang jutek itu. Alhasil, aku tidak mengacungkan tanganku, walaupun aku tau aku berbohong, tapi memang aku benar-benar tidak mau menjadi ketua kelas lagi. Lalu, kulihat hanya 2 orang yang mengacungkan tangan yaitu Fajar, dan Vita. Kemudian mereka maju, dan sedikit memberikan kata-kata. Dan dipilihlah Vita sebagai seorang ketua. Walaupun dia cewek dia cukup tegas dan berani. (tidak sepertiku wkwk). Semenjak itu, aku memperhatikan dia, mungkinkah dia berasal dari kelas bilingual atau kelas regular. Hari demi hari akhirnya MOS pun usai dan ditutup dengan pentas seni dari setiap kelompok MOS.
            Di hari penutupan MOS, diumumkan anggota kelas. Aku masuk kelas 7C, aku satu kelas bersama Bahtor dan juga Lukman. Lalu Kepet berada di kelas 7E, dan Rojek di kelas 7D bersama Robi (Kuntet). Aku merasa senang karena aku mempunyai teman yang sudah ku kenal dan rumahnya tidak jauh dari rumahku.
            Di hari pertama masuk SMP, aku mulai mengenal beberapa teman. Ada Wiyan, Rizwaan (Wanabud), Hafizh, Dwiky, Tutut, dan yang aku kaget aku satu kelas dengan Vita. Aku merasa senang sekali ketika tau dia satu kelas dengan aku. Perbincangan-perbincangan mulai ada diantara kami. Dan kami mulai mengenal satu sama lain sampai akhirnya aku dapat nomor HPnya. Tapi, apa daya aku tidak ada nyali untuk sms dia duluan. Hari demi hari aku memutuskan untuk me sms dia. Tapi rasa takut, was-was, dan gelisah muncul di diriku.
            “Vit, kamu ke sekolah apa nggak sore nanti ? Offi Bls.” Begitu sms ku.
            “Ya, semua harus dtg, soalnya kita harus buat majalah dinding.” Balasnya
            Begitu senang hatiku begitu melihat balasan smsnya. Lalu aku cepat-cepat membalasnya.
            “O.k Vit, kamu berangkat jam brp?”
            “Sending Failed……”
“Sending Failed……”
“Sending Failed……”
“Sending Failed……”
4 kali aku mengirim sms ke Vita namun tidak bisa terkirim. Sinyalnya bagus apa yang salah ?? Lalu aku coba cek pulsa. Dan ternyata pulsaku habis. Pusing bukan main ketika itu. Yang sebelumnya merasa bahagia karena smsnya dib alas, kemudian berubah seketika ketika melihat pulsa habis. Lalu aku bergegas melihat dompet dan alamaaaak, hanya ada sarang laba-laba, tak ada seekor uang pun disana. Akhinya aku menggalau ria tidak dapat membalas smsnya Vita.
Jam 16.00, aku berangkat menuju sekolah. Sesampainya disana aku melihat teman-teman sudah ramai. Lalu langsung saja aku ikut berkerumun disana. Mereka sibuk mendesain majalah dinding yang akan dipasang. Kulihat Vita ikut mendesain majalah dinding itu.
“Desain udah mantap nih, tingal ngisi tulisan-tulisan.” Kata Hafizh (Ketua kelas)
“Mau di kasih tulisan apa aja ya ?” Dwiky (Wakil ketua kelas)
“Di kasih artikel-artikel gitu aja” Wiyan (Bendahara kelas)
“Boleh tuh boleh.” Offi (Bukan siapa-siapa hanya mencari muka kepada Vita)
“Gimana kalo dikasih puisi ? “ Vita member usul.
“Boleh juga tuh, aku aja yang buat vit, aku bisa bikin puisi kok.” Aku menawarkan diri.
“Oke man, kalo gitu sekalian diketik dan di print ya.” Sahutnya.
Modyaaaarrrr. Aku gak bisa bikin puisi dan aku gak bisa ngeprint, mau ngeprint dimana, dan begitu bodohnya aku, aku tidak bisa mengetik bahkan belum pernah megang computer. Mau mengeles, tapi udah terlanjur menawarkan diri, begitu malunya aku jika merak tau. Yang niatnya pengen cari muka di depan Vita supaya dia terkesan, malah berantakan jika Vita tau yang sebenernya. Lalu muncullah Lukman sebagai penolong. Aku ajak dia untuk mengetik di computer, adan ngeprint di warnet terdekat. Maklum jaman dulu computer masih jarang dan tempat ngeprint hanya satu-dua yang ada. Kemudian aku menemukan sebuah warnet yang lengkap dengan tempat print. Aku masuk disana minta tolong Lukman mengajariku mengetik. Untung dia dapat tugas mencari artikel jadi aku bisa sekalian ngeles sekalian belajar.
Aku pikir-pikir tak ada ide untuk membuat puisi. Sampai Lukman hampur selesai dengan tugas mencari artikelnya aku belum juga menemukan ide untuk membuat puisi. Setelah berpikir keras dan tanpa hasil, aku memutuskan untuk mencari puisi di HP ku. Mungkin ada beberapa kata-kata yang bisa aku sisipkan menjadi puisi. Akhirnya aku menemukan sebuah puisi yang bisa ku beri judul “Kenangan Indah Saat Bersamamu”. Ku ketik lalu aku print. Dan kuserahkan pada Vita. Vita membacanya lalu kulihat dia sedikit tersenyum kepadaku. Dan aku sangat senang dan bahagia melihat senyumnya.
Bersambung….

Sabtu, 01 Oktober 2016

Pangeran Unyeng-unyeng 3 “Poin Pertama”


            Namaku Hirman Setiawan. Bukan seorang priyayi bukan juga seorang musisi. Bukan juga saudagar kaya yang punya banyak lencana atau jendral muda yang punya banyak senjata. Hirman Setiawan hanyalah manusia biasa yang katanya punya seribu keunikan, keanehan, dan berbagai macam kejadian yang imposible. Bukan kejadian mistis, tapi kejadian miris dan ironis, bahkan terlihat sadis. Begitulah hidupku.
            Masuk SMP, aku begitu antusias menyambut suasana baru yang akan kurasakan di SMP. SMP N 1 Jetis. Salah satu SMP terfavorit di daerahku. Sebenarnya aku tidak berniat masuk SMP itu. Tapi, bapakku lah yang mendaftarkanku di situ, akupun tak bisa berbuat apa-apa. Sebenernya aku lebih ingin mengikuti teman-temanku yang sekolah di SMP lain. Setelah mendaftar aku menunggu satu minggu untuk menunggu pengumuman. Hari pengumuanpun tiba, hari itu aku justru pergi main PS (Play station) bersama kawanku. Bapakku sendiri yang melihat pengumuman itu. Aku tidak terlalu bersemangat, namun akan kecewa jugajika tidak masuk SMP itu. Setelah pulang dari main PS, aku dimarahi habis-habisan oleh bapakku. Untung katanya. Untung aku lolos seleksi masuk SMP itu. Jika tidak, katanya aku tidak dapat sekolah karena sekolah-sekolah sudah tutup pendaftarannya.
            Di SMP, aku hanya bersama satu orang dari tetanggaku namanya Rozi. Tapi aku lebih sering memanggilnya Rojek. Ada juga beberapa temanku yang akhirnya aku kenal namanya Nafif (kepet), Bachtiar (Tiar/Bahtor/Semok)”semok karena bokongnya (pantatnya) sangat besar dan sangat semok”. Ketika kelas satu kami sering berangkat bersama menggunakan kendaraan super ekslusif. Sepeda ontel. Ya, itulah satu-satunya kendaraan yang bisa kami tumpangi. Walaupun jarak yang kami tempuh cukup jauh sekitar 7 km, tapi semangat kami tidak pernah luntur. (Sebenarnya sih capek banget gaes).
            Pertemananku dengan mereka membuat diriku kembali ke masa lalu. Mitos unyeng-unyeng 3 kembali lagi. Aku menjadi siswa yang cukup terkenal nakal. Padahal, ketika kelas 1, aku takut untuk berbuat sesuatu, takut kenapa-kenapa. Namun, baru kelas satu aku sudah membuat kesalahan. Di sekolahku ini mewajibkan ketika sholat Juma’at wajib di masjid sekolah. Suatu ketika hari Jum’at, aku mendapat bujukan setan Bahtor untuk tidak sholat Jum’at di sekolah, melainkan di masjid luar sekolah, katanya selesainya lebih cepet dan deket warung makan jadi habis selesai sholat langsung makan. Dengan argument yang dilontarkan Bahtor aku pun menuruti saja bujukannya.
            Beberapat menit setelah sholat Jum’at selesai, aku menuju warung makan di deket masjid. 15 menit kami disana dan muncullah Astana (ketua osis). Aku mulai merasa gak enak. Wah kayaknya mau ketahuan nih gak Jum’atan di sekolah. Wah rupanya, dia tidak bertanya apapun, akupun melanjutkan makanku. Lalu tiba-tiba muncullah sifat Bahtor yang sok kenal. Dia menyapa Astana, dan mulailah perbincangan.
            “As, tumben makan disini ?” Tanya Bahtor sok kenal.
            “Kantin tutup.” Jawabnya cuek.
            “Habis ini ada latihan pramuka ya ?” Tanyanya lagi.
            “Iya, kaya biasa.”
            “Untung aku tadi gak sholat Jum’at di sekolah, jadi bisa istirahat duluan, kamu tadi sholat Jum’at dimana ?” Tanyanya lagi tanpa ada rasa aneh.
            Dheeegggg….. Jantungku mulai berdebar.
            “Ya di sekolah, kan wajib sholat Jum’at di sekolah, kamu emang sholat Jum’at dimana ?” Tanya Astana menginterogasi.
            “Hehehe, aku tadi sholat Jum’at di masjid itu.” Jawabnya sambil cengengesan.
            “Waaaaah…. Jelas nih, laporin ke pak Katono aja ih. (Guru paling killer yang ditakuti di semua kelas.)”
            “Yaelah cuma sekali aja As,” Bahtor mengeles.
            “Tetep aja, melanggar namanya, siapa nama kamu ? Oh, Bachtiar, sama siapa kamu ?” Tanyanya menyelidik, seketika dia melihatku.
            “Sama Hirman As.” Jawabnya santai.
            “Ehhh, nggak kamu aja yang sholat Jum’at disana jangan bawa-bawa aku.” Aku mengelak.
            “Oh, siapa nama kamu ? “ Sambil menengok melihat nama dadaku.
            Aku menutupi nama dadaku, tapi telat, dia telah menyadari namaku.
            “Oh, Hirman.”
            Beberapa kali Bahtor memelas meminta Astana supaya tidak melaporkan tindakannya itu ke Pak Katono. Tapi Astana telah bersikukuh untuk melaporkan masalah ini kepada Pak Katono. Bujukan gagal. Alhasil kami berdua pergi dari warung makan”Bu Jono” dengan wajah lesu, muram, dan kurang semangat. Berpikir apa yang akan kami hadapi nanti. Seorang monster berbentuk manusia yang berprofesi sebagai guru. Aaaahhhh. Begitu berat hari ini.
            Sebelum latihan pramuka dimulai, aku dan Bahtor di panggil menuju ruang BP. Pak Katono yang galaknya yang seremnya udah kaya monster sudah siap siaga berdiri di tempatnya. Lalu melontarkan pertanyaan kepada kami.
            “Kenapa kalian gak sholat Jum’a di sekolah.?” Tanyanya dengan cuek
            “Tidak apa-apa pak, pengen cepet selesai aja.” Jawab Bahtor ngeles.
            “Kalo mau cepet selesai, mending gak usah sholat, terus jadi cewek aja giamana ?” Nada bicaranya tidak terlalu tinggi dan cenderung mengece kami. Aku hanya diam, Bahtor pun juga diam. Lalu pak Katono pergi entah kemana tanpa berkata apa-apa. Apakah aku lolos ? Apakah memang ini hari kebeuntunganku ? aku sudah siap untuk bergembira. Mungkin nampaknya pak Katono lagi berbaik hati sehingga tidak memarahi kami. Namun, sebelum kami beranjak dari ruang BP, muncullah Pak Purnomo, guru Agama Islam betubuh tinggi besar tiba-tiba menghadang kami dan memberikan 2 pucuk lembaran kertas yang masing-masing diberikan kepada kami. Disitulah tertera poin pelanggaran yang kami langgar. Dan itulah koleksi poin pertama yang aku dapatkan pertama kali di SMP. Akankah bertambah dan semakin bertambah ? ataukah justru berkurang ? We will know after this.
            TO BE CONTINUE