Rabu, 13 Juni 2018

PANGERAN UNYENG-UNYENG 3 "MOVE MODE ON"

Semenjak Vita berubah, aku menjadi galau dan tidak punya semangat. Makan gak enak, tidur gak enak, pokoknya serba gak enak. Mungkin karena orang yang aku suka sudah gak mau lagi bicara denganku. Vita adalah cinta pertamaku di SMP, sejak aku memandangnya pertama kali aku sudah jatuh hati. Tapi sekarang pupus sudah harapan untuk memiliki hatinya.
            Kegalauanku ini ber-angsur-angur berkurang. Berkat hiburan dan candaan dari teman-temanku. Sedikit demi seikit aku bisa melupakan Vita. Supaya cepat melupakan Vita, aku melakukan segala kesibukan. Seperti menjadi anak band. Dulu, aku ingin menjadi seorang drummer. Bisa tampil diatas panggung. Supaya populer dan terkenal. Hehehe.
            Berkat imajinasi dan kenekatan di jaman dulu, aku, Bahtor, dan Rojek membentuk sebuah band yang sampai sekarang belum pernah mempunyai nama. Kami berlatih di studio band sehabis pulang sekolah. Harga sewa studio yang murah membuat kami semakin semangat. Yaaa, walaupun fasiitasnya jauh dari yang di inginkan, yang penting semua alat musiknya bunyi. Hahaha.

25 July 2011. Warung pos 58

            Aku di drum, Bahtor di bass, dan Rojek di gitar plus vokal. Kadang vokal di isi si banci kepet. Kadang Aden anak kriting dari wilayah barat juga mengisi gitas dan vokal, tapi dia jarang ikut latihan rutin. Lagu yang biasa kami bawakan adalah lagu-lagu pop. Seperti lagu yang berjudul “Kasih”, “Cari Pacar Lagi - ST 12”, “Rhyme in Peace – Bondan Prakoso”, dan masih beberapa lagi.
            Kami sering berlatih ngeband. Selain untuk menyenangkan hati, kami juga mempunyai target yaitu tampil di ulang tahun sekolah. Supaya populer dan terkenal tentunya. Hahaha. Kadang ketika latihan, kami merasa agak bosan dan bertukar tempat. Aku pegang bass, Aden di gitar, Rojek di drum, Bahtor di vokal. Hasilnya sudah bisa ditebak, Ancuuurrr !!!!
            “ Moon, tuker, aku pengen nge-drum” Pinta Rojek.
            “Yowes, aku tak bass ae. Aku kan gak bisa pake gitar…” Jawabku
            “Aku vokal yooo, Aden biar main gitar aja, “ Lanjut Bahtor.
            “Oke, laksanakan bos !” Sahut Aden
           
            1, 2…, 1, 2, 3,……
            “Taakkk, taakkk, taaakkk, duuunggg, duuungg, taaakkkk duuuunggg jessssssss !!!!!! Glontaaaaanggg, glontaaaaaaaanggg !!! Teeeeeeettttt……….. “
            “Jeeeeek, ngawuuurr, gimana sih mainmu ? Lihat simbalnya copot ituuu” Teriak Bahtor yang masih megang mic.
            “Woooooyyy jangan teriak, teriak, budek cuk !” Aden membentak
            “Waduuuuuuuh, pie iki ???” Aku khawatir
            “A*U, kok iso copot iki pie?” Rojek mengumpat
           
            Berkat permainan kasar Rojek memainkan drum, simbalnya copot. Kami kebingunan sendiri. Supaya nggak mencurigakan, kami memutar mp3 untuk mengelabui pemilik studio supaya tidak curiga kenapa musiknya berhenti dan nggak main lagi. Di sisa waktu 20 menit kami mencari akal supoya simbalnya bisa terpasang lagi. Akhirnya kami mencari-cari lakban atau selotip di tas kami, dan akhirnya kami menyelotip simbalnya supaya terpasang lagi. Kami menunggu waktu habis dan pergi secepatnya dari studio itu.

            “Jek, ngawur mainmu, gimana kalo kita dituntun ?” Tanya Bahtor khawatir
            “Aku nggak ikut-ikut lo yaaa, aku kan Cuma numpang” Sahut Aden
            “Yo gak bisa, kalo kita dituntut ya kita tanggung bareng-bareng” Jawab Rojek
            “Uang darimana kalo suruh ganti ? pasti mahal harganya itu.” Sahutku
            “Yaudah, sementara ini kita break latihan dulu biar petugasnya lupa, kita cari tempat lain saja.” Rojek memberikan usul
            “Okelah kalo begitu, semoga aja gak liat petugasnya.” Bahtor berharap-harap cemas.

            Setelah itu, kami break latihan selama satu setengah minggu. Hingga kami menemukan sebuah studio band lagi. Harganya sedikit mahal dibanding studio yang dulu. Tapi gakpapa demi misi ini, kami harus rela berkorban.
            Di studio band yang baru ternyata ada instrukturnya. Ada pelatihnya. Hal itu membuat kami menjadi sedikit kaku dan tegang. Alhasil kemampuan kami tidak terlihat maksimal. Dan yang paling nggak suka adalah pelatihnya galak, suka marah-marah kalo ada yang gak pas. Apalagi yang sering membuat kesalahan adalah diriku.

            “Woooy ! Main yang bener ! masa gitu aja salah !” Bentak pelatih.

            “Woooy ! Udah berapa kali diulang ini ?! Masih salah lagi ?” Bentaknya lagi
            “Mau sampek kapan salah terus kaya begini ?!”

            “Udah ! Satu lagu terakhir !!”

            Sepulangnya dari studio band, kami merasa tertekan. Tidak bebas dan tidak bisa mengeluarkan emosi dari jiwa kami masing-masing. Kami tidak bisa diperlakukan seperti ini. Kami menjadi kacau.
            Tak jauh dari studio band tersebut, muncullah Dwiky teman sekelasku.
           
            “Wik, mau ngapain kamu kesini ?” Tanyaku
            “Biasa mon, latihan ngeband, aku diajak kakak kelas.” Jawabnya
            “Loh, kamu bisa main band juga ?” Tanya Bahtor
            “Ya jelas dong brooo, aku kan punya studio band dirumah.” Jawabnya
            “Waaah, jago dong wik ? Kamu pegang apa ?” Tanyaku
            “Drum, mon.” Jawabnya

            Aku terdiam, ternyata selama ini Dwiky yang tubuhnya kecil mungil itu jago bermin drum. Aku menjadi keki. Aku menjadi bertamabah down. Aku menjadi tertekan. Apabila tampil di acara pentas seni itu, teman-temanku akan memiih Dwiky yang lebih jago dariku. Aku takkan tampil dan takkan menjadi terkenal maupun populer. Apakah ini akhir dari keinginanku menjadi drummer ? Apakah inikah akhirnya ? Apakah hanya seperti ini ……?
TO BE CONTINUED……

Selasa, 21 November 2017

TANTANGAN INDONESIA SEBAGAI PENYEDIA INTERNET MARKETING BERKUALITAS

            Bisnis tanpa marketing bagaikan tubuh tanpa mulut. Mengapa mulut ? Karena mulut adalah sebagai media komunikasi atau penghubung antara satu dengan yang lainnya, atau dalam dunia marketing dapat dikatakan sebagai penyalur antara produsen dengan konsumen. Tanpa adanya marketing, produsen tak bisa mengenalkan produk mereka. Meskipun produknya baik dan berkualitas, harganya ekonomis, namun konsumen tidak mengetahuinya, bisa dikatakan hal itu akan sia-sia. Dalam dunia marketing terdapat strategi 4P. Price, Place, Product, dan Promotion. Promotion adalah ujung tombak dalam dunia marketing. Sebab, pada kondisi ini, produsen berhubungan langsung dengan konsumen.
            Seiring berjalannya waktu dan efek globalisasi, marketing telah berkembang pesat. Dari awalnya secara direct  marketing, atau secara langsung, sekarang telah berkembang melalui banyak media. Media yang saat ini tengah populer adalah media internet. Dimana produsen dapat mengeksploitasi secara maksimal.
            Marketing melalui internet bisa dikatakan mudah dan efisien. Dapat dikatakan mudah karena semua orang dapat mengakses internet kapanpun dan dimanapun. Sehingga memungkinkan produsen sangat dekat dengan konsumen. Efisien dalam waktu, proses pemasangan iklan di internet lebih cepat apabila dibandingkan dengan menyebarkan pamflet atau brosur. Selain itu, dapat mengurangi pengeluaran. Tidak perlu mencetak dan menyebarkan pamflet, tapi melalui internet, produsen hanya perlu memosting iklan dari produk mereka. Bagaimana ? Menjanjikan bukan ?
            Namun, adakalanya juga internet marketing memiliki dampak negatif. Contohnya saja pengiriman barang yang terlampau lama atau sudah lewat dari masa perjanjian. Memang dengan adanya internet marketing, produsen akan lebih dekat dengan konsumen, namun akan terkendala apabila pengiriman barang tidak tepat waktu. Selain itu, ketidakpercayaan sebagian masyarakat mengenai pebisnis online masih menjadi momok. Banyaknya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, bisa saja memanfaatkan internet marketing untuk kepentingannya sendiri. Beberapa orang juga menganggap transaksi online terjadi secara virtual dan tidak nyata, sehingga mereka takut untuk melakukannya.
            Kemungkinan permasalahan regulasi nantinya akan muncul. Walaupun sekarang pemerintah telah menerbitkan UU tentang e-commerce. Tapi permasalahan lain mingkin bisa muncul dari cara pembayarannya. Pembayaran 100% berbasis elektronik. Apabila sistem mengalami kegagalan, transaksi online akan terganggu. Beberapa masalah ini pernah terjadi disalah satu bank, dimana satelitnya mengalami gangguan. Selain itu, permasalahan juga bisa terjadi di logistik. Pengiriman barang bisa saja terjadi beda provinsi bahkan negara. Kalau ada permasalahan di ekspedisi, pastinya akan mengganggu juga.
            Dari sekian banyak permasalahan, apakah Indonesia mampu menyediakan internet marketing yang berkualitas ? Berdasarkan era globalisasi, mau tidak mau Indonesia harus mengikutinya, dengan adanya UU tentang e-commerce, Indonesia telah selangkah menuju lebih baik. Namun, hal ini membutuhkan proses yang tidak sebentar untuk menuju internet marketing yang lebih baik dan sehat. Semoga saja Indonesia bisa terus berkembang, dan menyediakan internet marketing yang berkualitas sehingga produsen akan senang dan konsumen akan nyaman.

Rabu, 15 November 2017

PANGERAN UNYENG-UNYENG 3 "BENTROK"

         Hari ini adalah hari sabtu, hari yang selalu ditunggu-tunggu oleh semua murid di SMP N 1 Jetis. Bahkan seluruh murid di Indonesia tercinta. Di hari sabtu, disekolah-sekolah lain pulang maksimal pukul 12.00 sedangkan di sekolahku, mentok pukul 13.00. Aku juga heran, kenapa sekolah ini bikin peraturan yang seperti ini. Kayaknya yang bikin peraturan betah banget tinggal disekolah. Mungkin yang bikin peraturan adalah pak Sam. Bukan paman Sam lo ya, ingat pak Sam, bukan paman Sam. Pak Sam adalah penjaga sekolah yang setia berada disekolah dari pagi sampai pagi lagi.
            Sedikit cerita dengan beliau. Beliau adalah penjaga sekolahku. Rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolahku, hanya 10 menit kalo jalan kaki. Tapi beliau lebih sering berada berada di sekolah ini untuk menjaga sekolah ini dari amukan atau diserang oleh musuh, juga menjaga sekolah ini supaya tidak kabur dari murid-murid macam kami ini. Pak Sam ini memiliki seorang istri yang sudah cukup tua ya sepantaran umur beliau juga. Mereka mempunyai anak cantik yang umurnya sekitar 20 tahun. Di tempat tinggal di SMP ini ada juga seorang satpam yang setia menemani beliau, namanya Mukhlis. Istri pak Sam membangun kantin disekolah ini, kantinnya bersebelahan dengan kantin mbak Tengah. Kantin ini biasanya dikunjungi oleh kakak kelas dan jarang anak kelas 1 berkunjung disini. Kembali ke pak Sam. Beliau ini humoris, sering kami bercanda dengan beliau. Cerita-cerita murid-murid yang nakal dulu, ada yang dikeluarkan, ada yang di skors. Banyak pokoknya. Aku mendapat kabar bahwa sekitar tahun 2013 beliau menderita sakit stroke. Mari kita doakan sejenak supaya beliau cepat sembuh. Dan setahun berlalu, ada yang menyebutkan bahwa beliau telah berpulang. Mari kita doakan supaya arwah beliau tenang dan mendapat tempat yang terbaik di alam sana. Aamiin.
            Kembali ke cerita ya gaes…
            Hari sabtu ini cukup berbeda dari hari-hari sebelumnya. Pukul 11.15 ada suara yang muncul dari pojok atas ruangan kelas kami. Ya, disana ada speaker.
            “ Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Pengumuman !
Hari ini adalah hari sabtu tanggal 4 Oktober 2008 !
Pasti kalian mau pulang kaannn, Hayooo ngakuuu. (Suara konyol terdengar dari kelas kami, serentak kami langsung tertawa)
Yasudah, hari ini kalian diperbolehkan pulang pukul 11.30 dengan catatan kelas sudah harus bersih. Dan apabila orang tua kalian bertanya kenapa sudah pulang, kalian harus menjawab, karena guru-guru sedang ada rapat.
Sekian pengumuman di hari sabtu yang kalian tunggu-tunggu,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

            Mendengar pengumuman itu keadaan di kelas yang semula ramai sekarang berubah menjadi ricuh. Nampak semua orang mengemasi barang-barang mereka, bersiap-siap untuk pulang. Tapi kegiatan mereka itu langsung dicegah oleh Hafizh ketua kelas yang berbadan tinggi besar tapi o’on. Dia adalah saingan terberat Bahtor untuk mendapatkan cinta Wiyan, dan nampaknya Bahtor memang sudah kalah darinya.
            “ Teman-teman, sebelum pulang mari kita bersihkan kelas kita dulu !” Dia mengkomando teman-teman supaya membersihkan kelas dulu. Tapi semua tidak ada yang menggubrisnya. Keadaan terlanjur ricuh oleh kegiatan kemas mengemas barang dan aksi kejar-kejaran pinjam-meminjam buku. Alhasil, sia-sia saja Hafizh memberikan perintah. Aku dan Bahtor langsung pergi ke parkiran menunggu Rojek, Kepet, dan Kuntet. Tidak memperdulikan keadaan kelas yang benar-benar ricuh.



            Sesampainya diparkiran, ternyata mereka sudah berada disana. Kalau masalah libur dan pulang pagi, mereka sangat semangat. Giliran ada tugas dan PR, sudah bisa ditebak bagaimana sikap mereka. Tapi kulihat disana mereka tidak sendirian. Mereka ditemani salah satu kakak kelas kami, namanya Sigit. Kebetulan rumahnya searah dengan kami, jadi kami pulang bersama. Tanpa basa basi lagi kami menggayuh sepeda kami menuju keluar sekolah.
            Jarak antara sekolahku dan rumahku lumayan jauh sekitar 7 km. jika ditempuh dengan sepeda, membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Untuk mencapai rumah, kami perlu melewati sawah yang lumayan luas. Disana berhembus anggin yang sangat kencang, sehingga perlu tenaga lebih untuk menggayuh sepeda ini. Oh ya, setelah melewati sawah yang cukup luas, kami akan melewati SMP N 2 Jetis.
            Siang itu terasa cukup panas, apalagi melewati luasnya sawah ini. Pohon yang hanya di pinggir jalan tak cukup untuk menjadi peneduh bagi kami. Kulihat gerombolan SMP N 2 Jetis juga sudah pulang. Sangat jarang kami berpapasan jika pulang, karena kami selalu pulang lebih sore. Beberapa gerombolan itu sudah melewati kami. Tapi ada 6 gerombolan laki-laki yang menaiki sepeda sedikit ke tengah jalan, disana tepat di tengah jembatan dia mencoba menghadang kami. Sigit yang berada di depan tak pikir panjang langsung saja menabraknya.
            Brrrraaaraaaaakkkkkkk……..
            Dia terjatuh dengan seorang murid laki-laki yang mencoba menghadang kami.
            “ Woooyyy !!!! ANJING !! MATAMU KEMANA ???!!!!“ Teriak salah satu seorang anak laki-laki itu.
            “ GOBLOK !! EMANG JALAN INI PUNYA MBAHMU ??!!” Balas Sigit.
            Kami semua berhenti mendadak dan membantu Sigit bangun.
            “ GAK USAH NYOLOT CUK ! “ Balasnya.
            Kami terfokus pada jatuhnya Sigit. Kami tidak mau ada perkelahian disini. Karena disini adalah wilayahnya SMPN 2. Jika kami salah bertindak, kami bisa dihajar habis-habisan. Sigitpun menyadari hal itu. Tanpa membalas celotehannya lagi, dia bangkit dan langsung menaiki sepedanya lalu pegi meninggalkan 6 gerombolan laki-laki yang kulihat salah satu orangnya terdapat jahitan dimukanya.
            “ Kamu gapapa Git ? “ Tanyaku
            “ Gapapa, gak ada yang lecet justru yang aku tabrak tadi mungkin lecet-lecet.” Jawabnya.
            “ Kamu ada masalah sama dia Git ? Kenapa gak kita hajar aja ?” Tanya Rojek dengan nada gak terima.
            “ Jangan, disini bukan wilayah kita, kalo kita nekat lawan mereka, massa kita gak cukup, pasti bakal kalah kita.
            Aku gak ada msalah sebenarnya, emang biasa orang sini emang sering cari gara-gara, ati-ati aja kalo kalian pulang sendiri.” Imbuhnya
            Setelah kejadian itu, di hari-hari berikutnya kami selalu terlibat cekcok dengan orang tersebut yang aku ketahui namanya adalah Ibnu. Menurut kabar yang kami terima, bahwa dia adalah premannya sekolah sana. Dan memang ditakuti semua murid disana. Tampangnya yang menyeramkan ditambah bekas luka jahitan di wajahnya, menambah seram wajahnya. Tapi hal itu tidak membuat aku, Rojek, ataupun yang lainnya gentar. Setiap pagi apabila kami berpapasan dengannya pasti ada saja perkataannya.
            “ Woooyyy !!! Kalo berani Berhenti ! Banci !” Katanya
            “ Cuuuuiiiihhh !!! “ Rojek meludahinya.
            “ ANJING ! Woooyyy !!! “ Balasnya.
            Kegiatan seperti itu selalu saja terjadi setiap hari, namun kami masih bisa menahan diri untuk tidak bentrok. Karena akan bermasalah besar jika kami terlibat masalah seperti itu. Hingga kami kelas 3 dan sampai lulus pun hal tersebut masih sering terjadi. Entah apa motovasinya melakukan hal tersebut. Masih menjadi pertanyaan besar bagiku.

Selasa, 11 April 2017

Belajarlah Bisnis Online dari Ahlinya !

             Kemajuan teknologi baru-baru ini berkembang sangat pesat. Mulai dari ojek, makanan, hingga jual beli semuanya sudah pakai online. Artinya kapanpun dan dimanapun kita bisa mengaksesnya, asalkan kita punya koneksi internet. Kemajuan teknologi tentunya sangat memudahkan kita bagi para pengusaha. Mereka bisa lebih dekat dengan pelangganya. Dan bagi para pemula yang mau menjadi pengusaha tidak perlu repot-repot punya lapak sendiri dan punya modal banyak. Kunci dari bisnis online adalah keberanian.
            Tips dan trik ini dibagi dari salah satu akun instagram yang sudah 4 tahun menjalankan bisnis online. Tidak main-main, hampir setiap hari selalu datang pelanggan. Dimulai dari iseng-iseng, sekarang menjadi bisnis online yang mampu menopang hidupnya. Jadi, bagi anda yang mau memulai bisnis online belajarlah dari ahlinya supaya bisa sukses, seperti akun tersebut.
1.      Media sosial ? Wajib !
Untuk menjalankan bisnis online, anda wajib punya akun media sosial. Anda bebas memiliki akun media sosial apa saja, seperti instagram, facebook, twitter atau yang lainnya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah punya follower. Untuk mempunyai follower yang banyak, anda tidak perlu membeli follower. Anda boleh saja me-spam di komentar-komentar yang sedang hits. Tapi hati-hatilah karena bisa saja anda terkena blokir.
2.      Mau jualan apa ?
Anda tidak perlu berpikir panjang apa yang anda harus jual. Pilihlah yang ada disekitar anda, pilih yang dekat dengan anda. Atau anda boleh menjual sesuatu yang sedang tren, karena banyak konsumen yang sedang mencarinya. Carilah supplier yang murah, anda tidak perlu me-stock. Jika masih baru lebih baik jika anda membeli barang jika ada pesanan, sehingga anda tidak memerlukan modal. Anda hanya perlu usaha.

3.      Rajinlah promosi !
Agar konsumen tau apa yang anda jual, posting-lah apa yang anda jual. Gunakan hashtag yang banyak, sehingga akan muncul jika kita mencarinya. Jika bisnis online anda sudah berjalan, wajib anda me-posting­ testimoni pelanggan. Hal itu sangat diperlukan, selain anda promosi, anda dapat memberikan kepercayaan kepada pelanggan lain yang mau membeli kepada anda. Bahwa akun anda bukanlah akun penipu.

4.      Konsisten !
Setelah anda dapat menjalankan bisnis online, pastikan kualitas barang yang anda jual konsisten. Ketika anda menjual barang dengan kualitas atas, dan setelah sekian waktu, anda berubah pikiran menjual barang kualitas bawah, konsumen akan merasa tidak puas. Secara otomatis anda akan kehilangan konsumen. Jadi, tentukanlah anda mau bermain di area mana, bawah, menengah, atau atas ? jika sudah anda tentukan, maka anda wajib konsiten.

5.      Berani
Seorang wirausaha wajib memiliki jiwa pemberani dalam dirinya. Anda tidak perlu malu tentang apa yang anda jual, selama hal tersebut tidak melanggar norma-norma. Anda juga harus berani promosi dimanapun, supaya semakin banyak yang melihatnya. Anda harus berani pula mengambil resiko, misalkan anda memberikan promo atau diskon kepada pelanggan.

Maraknya bisnis online, mengakibatkan banyak kasus penipuan. Sebagai penjual anda juga harus waspada terhadap konsumen. Bagi konsumen yang jauh, biasanya pembayaran dilakukan dengan transfer. Untuk lebih amannya anda jangan mau mengirim barang jika anda belum menerima uang transfer terebut. Biasannya konsumen akan memfoto bukti transfernya, walaupun begitu anda wajib cek rekening anda, apakah sudah benar-benar masuk atau belum. Terkadang terdapat konsumen yang nakal, yaitu mengedit foto hingga sedemikian rupa sehingga terlihat asli.
Sedangkan sebagai pembeli atau konsumen, anda lebih besar terkena penipuan karena anda yang men-transfer uang terlebih dahulu. Untuk menanggulanginya, anda harus teliti. Lihatlah ulasan atau komentar-komentar yang ada di akun media sosial tersebut, apakah ada yang berkomentar kurang bagus atau sebaliknya. Jika anda merasa kurang yakin, lebih baik jangan mengambil resiko. Lebih baik tidak membelinya.
http://www.dumetschool.com/lomba/menulis-blog
Jika anda memang berniat melakukan bisnis online, tidak ada salahnya anda mencoba tips dan trik diatas. Jika anda sudah sukses, sebarkanlah ilmu anda supaya menjadi ilmu yang bermanfaat. Semoga tips dan trik diatas dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua.

Minggu, 19 Maret 2017

5 Kunci Sukses Mengerjakan Tugas


Tugas yang diberikan kepada kita merupakan kewajiban yang harus dilakukan sebaik mungkin, entah itu tugas dari atasan, dosen, guru, atau yang lainnya. Karena jika kita mengerjakan tugas dengan hasil yang buruk, tentunya kita tidak akan mendapatkan hak kita dengan baik pula. Misal, kita mendapat tugas dari atasan, setelah kita menyelesaikan tugas yang diberikan, ternyata atasan tidak suka dengan hasil yang kita dapatkan, sehingga kemungkinan yang terjadi bisa saja gaji kita terpotong. Oleh karena itu, perlu adanya tips-tips supaya kita bisa menyelesaikan tugas dengan baik, tepat waktu dan sukses, berikut adalah 5 tips sukses mengerjakan tugas.

1. Jangan Malas
Malas merupakan penyakit semua manusia. Setiap orang pasti punya rasa malas, tentunya dengan tingkatan yang berbeda-beda. Namun, biasanya malas ini dipicu dari kegiatan sehari-hari. Seperti halnya bangun tidur, seseorang yang malas akan memakai banyak alarm untuk membangunkan dari tidurnya dan hasilnya tetap bangun kesiangan karena tidak adanya kemauan untuk bangun tidur dari diri sendiri. Sedangan orang yang tidak malas akan bangun dengan sendirinya tanpa menggunakan alarm kalau dia mau. Masalahnya timbul dari diri sendiri, seseorang sering berkata “aku ingin menjadi orang sukses” tapi pada kenyataannya tidak ada tindakan yang mengarah kesana. Kuncinya hanya satu, yaitu pada diri anda sendiri, jika anda mau tak perlu sesumbar, namun tanamkan pada diri anda, dan lakukan sebaik mungkin. Mulailah dari hal-hal kecil. Dan mulailah berkata TIDAK pada keinginan yang cenderung akan membuat anda malas.

2. Jangan Merasa Bahwa Tugas itu Adalah Beban
Kebanyakan orang berpikir bahwa tugas adalaha beban, sehingga tidak sedikit yang stress karena tugas. Padahal jika kita berpikir, bahwa tugas tersebut adalah kewajiban yang memang harus kita kerjakan dan bukan sebuah beban. Seperti halnya dengan makan, kita wajib makan  tapi itu bukanlah beban. Lakukanlah dengan santai tapi dengan serius. Yang sangat penting adalah, jangan sampai anda tertekan akibat tugas tersebut, jika anda merasa sulit, maka konsultasikanlah pada seseorang yang anda percayai.



3. Kerjakan !
Tugas yang diberikan tidak akan pernah selesai jika hanya dipikirkan dan dipandang saja, maka kerjakanlah ! Anda tahu bahwa tugas tidak akan selesai jika didiamkan saja, tapi anda terlalu menggampangkan tugas tersebut, anda selalu menunda-nunda mengerjakan tugas tersebut. Hindarilah kejadian seperti itu, gunakanlah waktu sebaik mungkin untuk mengerjakan tugas, jangan pernah menyia-nyiakannya. Sekali anda membuang waktu tersebut, anda akan menyesal.

4. Ikhlas
Kunci utama untuk mengerjakan tugas tersebut adalag ikhlas. Jika anda selalu mengeluh dan menganggap bahwa ini tidak adil bagi anda, maka anda tidak akan menyelesaikan tugas itu dengan baik. Karena di dalam hati anda sudah terpikir bahwa anda tidak ikhlas dalam melakukan pekerjaan ini. Oleh karena itu, katakanlah pada hati anda bahwa anda telah ditunjuk oleh Tuhan bahwa tugas tersebut memang ditujukan kepada anda dengan tujuan sebaik-baik tujuan, maka ikhlaskanlah untuk mengerjakannya. Tanpa sadar, dengan keikhlasan di hati anda, tugas anda akan terlselesaikan dengan baik.

5. Berdo’alah
Setelah anda bekerja secara fisik untuk mengerjakannya, maka yang terakhir adalah berdo’a. Tanpa adanya do’a, semuanya adalah sia-sia, jika anda dapat melewati semuanya tanpa berdo’a maka saya yakin bahwa itu adalah hanya keberuntungan. Do’a adalah harapan kepada Tuhan. Jika anda tidak meminta kepada yang mengasihi, bagaimana mungkin anda menerima ? Jadi, berdo’alah dan serahkanlah kepada Tuhan setelah anda bekerja keras, karena itulah wujud tawakal.

Semoga beberapa tips diatas dapat menjadi acuan anda dalam mengerjakan tugas. Dan semoga dapat menjadikan anda lebih baik dan membawa berkah untuk kita semua.



Rabu, 15 Maret 2017

Manjadi Mati

Menjadi Mati
Ciptaan : Hirman Setiawan

Seperti mati
Dulu hijau berseri
Sekarang sunyi, mati





















Seperti sirna
Dulu merah merona
Sekarang hampa, binasa

Seperti hati
Mati berkat sunyi
Binasa berkat cinta

Rabu, 01 Maret 2017

Cahaya Harapan



Cahaya Harapan
Ciptaan : Hirman Setiawan

Pikiranku termengu diam
Mataku mendelik layar hitam
Layar tempatku beradu nafsu
Aku menangis pilu

Sadar masih terbelenggu
Hatiku meronta-ronta
Mengais sisa-sisa cahaya lembayung
Aku masih bisa

Aaaaaaaaaaaa……..
Aku cabik-cabik layar itu
Sekarang telah sirna
Segala candu belenggu

Ku biarkan pelita hati menuntunku
Dalam langkah pasti
Seberkas cahaya harapanku