Senin, 11 Mei 2020
Rabu, 29 April 2020
GIMANA SIH MEMBENTUK SEBUAH KEPERCAYAAN DALAM HUBUNGAN LDR?
Hubungan yang baik ditentukan dari
berbagai macam aspek. Salah satu aspek yang penting adalah kepercayaan.
Kepercayaan menjadi pondasi dari sebuah hubungan. Ketika suatu hubungan tidak
ada saling percaya, maka akan sangat mudah hancur. Kepercayaan pada sebuah
hubungan diuji ketika LDR (Long distance relationship). Tanpa bertemu
langsung, dan hanya berhubungan via chat/telpon, rasa percaya seseorang akan
berkurang. Jadi bagaimana cara menimbulkan rasa percaya terhadap pasangan kita?
1. Jangan pernah bohong !
Usahakan anda jangan pernah sekalipun
dan sekecil apapun berbohong terhadap pasangan anda. Sekali anda berbohong akan
menimbulkan kebohongan-kebohongan yang lain. Akibatnya kepercayaan akan
menurun. Biasakanlah anda berkata jujur dari hal yang paling kecil. Misalnya
ketika chat, pasangan anda bertanya “Lagi apa sayang?”. Hal yang biasa terjadi
adalah pasangannya menjawab “nggak lagi ngapain-ngapain sayang”. Hindarilah hal
tersebut. Ceritakanlah kegiatan anda walaupun hanya duduk dan main HP. Dengan
biasa anda berkata jujur dari hal kecil akan meningkatkan rasa saling percaya.
2. Positive thinking
Kebanyakan orang mengalami
thantophobia. Yaitu sebutan untuk rasa takut yang begitu besar untuk kehilangan
seseorang yang dicintai. Terkadang sesuatu yang kita takutkan justru lebih
besar kemungkinannya terjadi. Jadi, stay positive thinking aja.
3. Jangan terlalu berlebihan
Ketika anda jauh dengan pasangan,
jangan bertindak berlebihan. Seperti melarang pasangan anda pergi dengan
teman-temannya. Hal tersebut hanya akan memicu perselisihan. Dari sini,
belajarlah mempercayai pasangan anda. Namun, pastikan jika pasangan anda tidak
berkencan dengan pria lain.
4. Lakukan kebiasaan
Lakukanlah kebiasaan yang sering anda
lakukan untuk pasangan anda. Misalnya saja mengucapkan selamat pagi dan
memberikan semangat setiap pagi. Atau mungkin memberikan kalimat yang romantis
ketika malam hari. Hal tersebut mengurangi pemikiran pasangan anda jika anda
telah berubah.
5. Hindari perselisihan
Masalah yang sering terjadi adalah miss
komunikasi. Karena kurang komunikasi yang intensif dan berkualitas. Jika ada masalah,
selesaikanlah dengan kepala dingin. Biasanya masalah yang kecil bisa menjadi
besar jika tidak diselesaikan dengan kepala dingin. Tahan emosi anda,
pikirkanlah akibat yang ditimbulkan jika meluapkan emosi anda.
Demikian
tips supaya memunculkan rasa percaya kepada pasangan. Hmmmm patut dicoba nih
untuk pasangan-pasangan LDR.
Minggu, 07 Oktober 2018
Resah
Banyak orang yang merasa dirinyalah yang paling benar dan keputusannya adalah yang terbaik. Tidak sedikit pula orang membuat keputusan demi kebaikan dirinya sendiri tanpa memikirkan efek dan dampaknya di masa depan.
Mental, adalah permasalahan utama di Indonesia. "Cari modal sekecil mungkin lalu dapatkan untung sebesar mungkin". Adakah di kehidupan nyata seperti itu? Kalo gak nipu gak mungkin seperti itu. Faktanya semakin besar untung yg anda peroleh, semakin besar pula modal yg anda butuhkan. Kalo pemikiran orang Indonesia masih seperti diatas ya pantas saja jika banyak koruptor.
Sama halnya dengan pekerja. Kerja sedikit mungkin untuk mendapatkan penghasilan yang sebesar mungkin. Mana ada yang seperti itu? Yang ada pastilah kecurangan. Kebanyakan pekerja lupa akan kewajibannya namun ketika haknya sedikit saja direbut, pasti langsung ngamuk.
Marilah kita belajar tanggung jawab terhadap diri sendiri. Belajar dari hal kecil untuk kebaikan yang besar. Jika kita tidak bisa membuang sampah ditempatnya jangan salahkan jika banyak sampah-sampah masyarakat. Jika kita tak mampu membersihkan piring-piring kotor bekas makan kita, jangan salahkan jika banyak tangan-tangan kotor memegang negeri ini. Jika kita tak mampu melakukan pekerjaan kita sendiri jangan salahkan jika petinggi-petinggi negara juga melakukan hal yang sama. Jangan selalu menyalahkan yang diatas, tapi mari bercermin kepada diri sendiri, lalu mari perbaiki bersama-sama.
Rabu, 13 Juni 2018
PANGERAN UNYENG-UNYENG 3 "MOVE MODE ON"
Semenjak
Vita berubah, aku menjadi galau dan tidak punya semangat. Makan gak enak, tidur
gak enak, pokoknya serba gak enak. Mungkin karena orang yang aku suka sudah gak
mau lagi bicara denganku. Vita adalah cinta pertamaku di SMP, sejak aku
memandangnya pertama kali aku sudah jatuh hati. Tapi sekarang pupus sudah
harapan untuk memiliki hatinya.
Kegalauanku ini ber-angsur-angur
berkurang. Berkat hiburan dan candaan dari teman-temanku. Sedikit demi seikit
aku bisa melupakan Vita. Supaya cepat melupakan Vita, aku melakukan segala
kesibukan. Seperti menjadi anak band. Dulu, aku ingin menjadi seorang drummer.
Bisa tampil diatas panggung. Supaya populer dan terkenal. Hehehe.
Berkat imajinasi dan kenekatan di
jaman dulu, aku, Bahtor, dan Rojek membentuk sebuah band yang sampai sekarang
belum pernah mempunyai nama. Kami berlatih di studio band sehabis pulang
sekolah. Harga sewa studio yang murah membuat kami semakin semangat. Yaaa,
walaupun fasiitasnya jauh dari yang di inginkan, yang penting semua alat
musiknya bunyi. Hahaha.
25 July 2011. Warung pos 58
Aku di drum, Bahtor di bass, dan
Rojek di gitar plus vokal. Kadang vokal di isi si banci kepet. Kadang Aden anak
kriting dari wilayah barat juga mengisi gitas dan vokal, tapi dia jarang ikut
latihan rutin. Lagu yang biasa kami bawakan adalah lagu-lagu pop. Seperti lagu
yang berjudul “Kasih”, “Cari Pacar Lagi - ST 12”, “Rhyme in Peace – Bondan
Prakoso”, dan masih beberapa lagi.
Kami sering berlatih ngeband. Selain
untuk menyenangkan hati, kami juga mempunyai target yaitu tampil di ulang tahun
sekolah. Supaya populer dan terkenal tentunya. Hahaha. Kadang ketika latihan,
kami merasa agak bosan dan bertukar tempat. Aku pegang bass, Aden di gitar,
Rojek di drum, Bahtor di vokal. Hasilnya sudah bisa ditebak, Ancuuurrr !!!!
“ Moon, tuker, aku pengen nge-drum”
Pinta Rojek.
“Yowes, aku tak bass ae. Aku kan gak
bisa pake gitar…” Jawabku
“Aku vokal yooo, Aden biar main
gitar aja, “ Lanjut Bahtor.
“Oke, laksanakan bos !” Sahut Aden
1, 2…, 1, 2, 3,……
“Taakkk, taakkk, taaakkk, duuunggg,
duuungg, taaakkkk duuuunggg jessssssss !!!!!! Glontaaaaanggg, glontaaaaaaaanggg
!!! Teeeeeeettttt……….. “
“Jeeeeek, ngawuuurr, gimana sih
mainmu ? Lihat simbalnya copot ituuu” Teriak Bahtor yang masih megang mic.
“Woooooyyy jangan teriak, teriak,
budek cuk !” Aden membentak
“Waduuuuuuuh, pie iki ???” Aku
khawatir
“A*U, kok iso copot iki pie?” Rojek
mengumpat
Berkat permainan kasar Rojek
memainkan drum, simbalnya copot. Kami kebingunan sendiri. Supaya nggak
mencurigakan, kami memutar mp3 untuk mengelabui pemilik studio supaya tidak
curiga kenapa musiknya berhenti dan nggak main lagi. Di sisa waktu 20 menit
kami mencari akal supoya simbalnya bisa terpasang lagi. Akhirnya kami
mencari-cari lakban atau selotip di tas kami, dan akhirnya kami menyelotip
simbalnya supaya terpasang lagi. Kami menunggu waktu habis dan pergi secepatnya
dari studio itu.
“Jek, ngawur mainmu, gimana kalo
kita dituntun ?” Tanya Bahtor khawatir
“Aku nggak ikut-ikut lo yaaa, aku
kan Cuma numpang” Sahut Aden
“Yo gak bisa, kalo kita dituntut ya
kita tanggung bareng-bareng” Jawab Rojek
“Uang darimana kalo suruh ganti ?
pasti mahal harganya itu.” Sahutku
“Yaudah, sementara ini kita break
latihan dulu biar petugasnya lupa, kita cari tempat lain saja.” Rojek
memberikan usul
“Okelah kalo begitu, semoga aja gak
liat petugasnya.” Bahtor berharap-harap cemas.
Setelah itu, kami break latihan
selama satu setengah minggu. Hingga kami menemukan sebuah studio band lagi.
Harganya sedikit mahal dibanding studio yang dulu. Tapi gakpapa demi misi ini,
kami harus rela berkorban.
Di studio band yang baru ternyata
ada instrukturnya. Ada pelatihnya. Hal itu membuat kami menjadi sedikit kaku
dan tegang. Alhasil kemampuan kami tidak terlihat maksimal. Dan yang paling nggak
suka adalah pelatihnya galak, suka marah-marah kalo ada yang gak pas. Apalagi
yang sering membuat kesalahan adalah diriku.
“Woooy ! Main yang bener ! masa gitu
aja salah !” Bentak pelatih.
“Woooy ! Udah berapa kali diulang
ini ?! Masih salah lagi ?” Bentaknya lagi
“Mau sampek kapan salah terus kaya
begini ?!”
“Udah ! Satu lagu terakhir !!”
Sepulangnya dari studio band, kami
merasa tertekan. Tidak bebas dan tidak bisa mengeluarkan emosi dari jiwa kami
masing-masing. Kami tidak bisa diperlakukan seperti ini. Kami menjadi kacau.
Tak jauh dari studio band tersebut,
muncullah Dwiky teman sekelasku.
“Wik, mau ngapain kamu kesini ?”
Tanyaku
“Biasa mon, latihan ngeband, aku
diajak kakak kelas.” Jawabnya
“Loh, kamu bisa main band juga ?”
Tanya Bahtor
“Ya jelas dong brooo, aku kan punya
studio band dirumah.” Jawabnya
“Waaah, jago dong wik ? Kamu pegang
apa ?” Tanyaku
“Drum, mon.” Jawabnya
Aku terdiam, ternyata selama ini
Dwiky yang tubuhnya kecil mungil itu jago bermin drum. Aku menjadi keki. Aku
menjadi bertamabah down. Aku menjadi
tertekan. Apabila tampil di acara pentas seni itu, teman-temanku akan memiih
Dwiky yang lebih jago dariku. Aku takkan tampil dan takkan menjadi terkenal
maupun populer. Apakah ini akhir dari keinginanku menjadi drummer ? Apakah
inikah akhirnya ? Apakah hanya seperti ini ……?
TO
BE CONTINUED……
Selasa, 21 November 2017
TANTANGAN INDONESIA SEBAGAI PENYEDIA INTERNET MARKETING BERKUALITAS
Bisnis tanpa marketing bagaikan tubuh tanpa mulut. Mengapa mulut ? Karena mulut
adalah sebagai media komunikasi atau penghubung antara satu dengan yang
lainnya, atau dalam dunia marketing dapat dikatakan sebagai penyalur antara produsen dengan konsumen. Tanpa adanya marketing, produsen tak bisa mengenalkan
produk mereka. Meskipun produknya baik dan berkualitas, harganya ekonomis,
namun konsumen tidak mengetahuinya, bisa dikatakan hal itu akan sia-sia. Dalam
dunia marketing terdapat strategi 4P.
Price, Place, Product, dan Promotion. Promotion adalah ujung tombak dalam dunia marketing. Sebab, pada kondisi ini, produsen berhubungan langsung
dengan konsumen.
Seiring berjalannya waktu dan efek
globalisasi, marketing telah
berkembang pesat. Dari awalnya secara direct marketing, atau secara langsung,
sekarang telah berkembang melalui banyak media. Media yang saat ini tengah
populer adalah media internet. Dimana produsen dapat mengeksploitasi secara
maksimal.
Marketing
melalui internet bisa dikatakan mudah dan efisien. Dapat dikatakan mudah karena
semua orang dapat mengakses internet kapanpun dan dimanapun. Sehingga
memungkinkan produsen sangat dekat dengan konsumen. Efisien dalam waktu, proses
pemasangan iklan di internet lebih cepat apabila dibandingkan dengan
menyebarkan pamflet atau brosur. Selain itu, dapat mengurangi pengeluaran.
Tidak perlu mencetak dan menyebarkan pamflet, tapi melalui internet, produsen
hanya perlu memosting iklan dari produk mereka. Bagaimana ? Menjanjikan bukan ?
Namun, adakalanya juga internet marketing memiliki dampak negatif.
Contohnya saja pengiriman barang yang terlampau lama atau sudah lewat dari masa
perjanjian. Memang dengan adanya internet marketing,
produsen akan lebih dekat dengan konsumen, namun akan terkendala apabila
pengiriman barang tidak tepat waktu. Selain itu, ketidakpercayaan sebagian
masyarakat mengenai pebisnis online
masih menjadi momok. Banyaknya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, bisa
saja memanfaatkan internet marketing
untuk kepentingannya sendiri. Beberapa orang juga menganggap transaksi online terjadi secara virtual dan tidak
nyata, sehingga mereka takut untuk melakukannya.
Kemungkinan permasalahan regulasi
nantinya akan muncul. Walaupun sekarang pemerintah telah menerbitkan UU tentang
e-commerce. Tapi permasalahan lain
mingkin bisa muncul dari cara pembayarannya. Pembayaran 100% berbasis
elektronik. Apabila sistem mengalami kegagalan, transaksi online akan terganggu. Beberapa masalah ini pernah terjadi disalah
satu bank, dimana satelitnya mengalami gangguan. Selain itu, permasalahan juga
bisa terjadi di logistik. Pengiriman barang bisa saja terjadi beda provinsi
bahkan negara. Kalau ada permasalahan di ekspedisi, pastinya akan mengganggu
juga.
Dari sekian banyak permasalahan,
apakah Indonesia mampu menyediakan internet marketing
yang berkualitas ? Berdasarkan era globalisasi, mau tidak mau Indonesia harus
mengikutinya, dengan adanya UU tentang e-commerce,
Indonesia telah selangkah menuju lebih baik. Namun, hal ini membutuhkan proses yang
tidak sebentar untuk menuju internet marketing
yang lebih baik dan sehat. Semoga saja Indonesia bisa terus berkembang, dan
menyediakan internet marketing yang
berkualitas sehingga produsen akan senang dan konsumen akan nyaman.
Rabu, 15 November 2017
PANGERAN UNYENG-UNYENG 3 "BENTROK"
Hari ini adalah hari sabtu, hari yang selalu ditunggu-tunggu oleh semua murid di SMP N 1 Jetis. Bahkan seluruh murid di Indonesia tercinta. Di hari sabtu, disekolah-sekolah lain pulang maksimal pukul 12.00 sedangkan di sekolahku, mentok pukul 13.00. Aku juga heran, kenapa sekolah ini bikin peraturan yang seperti ini. Kayaknya yang bikin peraturan betah banget tinggal disekolah. Mungkin yang bikin peraturan adalah pak Sam. Bukan paman Sam lo ya, ingat pak Sam, bukan paman Sam. Pak Sam adalah penjaga sekolah yang setia berada disekolah dari pagi sampai pagi lagi.
Sedikit cerita dengan beliau. Beliau adalah penjaga sekolahku. Rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolahku, hanya 10 menit kalo jalan kaki. Tapi beliau lebih sering berada berada di sekolah ini untuk menjaga sekolah ini dari amukan atau diserang oleh musuh, juga menjaga sekolah ini supaya tidak kabur dari murid-murid macam kami ini. Pak Sam ini memiliki seorang istri yang sudah cukup tua ya sepantaran umur beliau juga. Mereka mempunyai anak cantik yang umurnya sekitar 20 tahun. Di tempat tinggal di SMP ini ada juga seorang satpam yang setia menemani beliau, namanya Mukhlis. Istri pak Sam membangun kantin disekolah ini, kantinnya bersebelahan dengan kantin mbak Tengah. Kantin ini biasanya dikunjungi oleh kakak kelas dan jarang anak kelas 1 berkunjung disini. Kembali ke pak Sam. Beliau ini humoris, sering kami bercanda dengan beliau. Cerita-cerita murid-murid yang nakal dulu, ada yang dikeluarkan, ada yang di skors. Banyak pokoknya. Aku mendapat kabar bahwa sekitar tahun 2013 beliau menderita sakit stroke. Mari kita doakan sejenak supaya beliau cepat sembuh. Dan setahun berlalu, ada yang menyebutkan bahwa beliau telah berpulang. Mari kita doakan supaya arwah beliau tenang dan mendapat tempat yang terbaik di alam sana. Aamiin.
Kembali ke cerita ya gaes…
Hari sabtu ini cukup berbeda dari hari-hari sebelumnya. Pukul 11.15 ada suara yang muncul dari pojok atas ruangan kelas kami. Ya, disana ada speaker.
“ Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Pengumuman !
Hari ini adalah hari sabtu tanggal 4 Oktober 2008 !
Pasti kalian mau pulang kaannn, Hayooo ngakuuu. (Suara konyol terdengar dari kelas kami, serentak kami langsung tertawa)
Yasudah, hari ini kalian diperbolehkan pulang pukul 11.30 dengan catatan kelas sudah harus bersih. Dan apabila orang tua kalian bertanya kenapa sudah pulang, kalian harus menjawab, karena guru-guru sedang ada rapat.
Sekian pengumuman di hari sabtu yang kalian tunggu-tunggu,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Mendengar pengumuman itu keadaan di kelas yang semula ramai sekarang berubah menjadi ricuh. Nampak semua orang mengemasi barang-barang mereka, bersiap-siap untuk pulang. Tapi kegiatan mereka itu langsung dicegah oleh Hafizh ketua kelas yang berbadan tinggi besar tapi o’on. Dia adalah saingan terberat Bahtor untuk mendapatkan cinta Wiyan, dan nampaknya Bahtor memang sudah kalah darinya.
“ Teman-teman, sebelum pulang mari kita bersihkan kelas kita dulu !” Dia mengkomando teman-teman supaya membersihkan kelas dulu. Tapi semua tidak ada yang menggubrisnya. Keadaan terlanjur ricuh oleh kegiatan kemas mengemas barang dan aksi kejar-kejaran pinjam-meminjam buku. Alhasil, sia-sia saja Hafizh memberikan perintah. Aku dan Bahtor langsung pergi ke parkiran menunggu Rojek, Kepet, dan Kuntet. Tidak memperdulikan keadaan kelas yang benar-benar ricuh.
Sesampainya diparkiran, ternyata mereka sudah berada disana. Kalau masalah libur dan pulang pagi, mereka sangat semangat. Giliran ada tugas dan PR, sudah bisa ditebak bagaimana sikap mereka. Tapi kulihat disana mereka tidak sendirian. Mereka ditemani salah satu kakak kelas kami, namanya Sigit. Kebetulan rumahnya searah dengan kami, jadi kami pulang bersama. Tanpa basa basi lagi kami menggayuh sepeda kami menuju keluar sekolah.
Jarak antara sekolahku dan rumahku lumayan jauh sekitar 7 km. jika ditempuh dengan sepeda, membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Untuk mencapai rumah, kami perlu melewati sawah yang lumayan luas. Disana berhembus anggin yang sangat kencang, sehingga perlu tenaga lebih untuk menggayuh sepeda ini. Oh ya, setelah melewati sawah yang cukup luas, kami akan melewati SMP N 2 Jetis.
Siang itu terasa cukup panas, apalagi melewati luasnya sawah ini. Pohon yang hanya di pinggir jalan tak cukup untuk menjadi peneduh bagi kami. Kulihat gerombolan SMP N 2 Jetis juga sudah pulang. Sangat jarang kami berpapasan jika pulang, karena kami selalu pulang lebih sore. Beberapa gerombolan itu sudah melewati kami. Tapi ada 6 gerombolan laki-laki yang menaiki sepeda sedikit ke tengah jalan, disana tepat di tengah jembatan dia mencoba menghadang kami. Sigit yang berada di depan tak pikir panjang langsung saja menabraknya.
Brrrraaaraaaaakkkkkkk……..
Dia terjatuh dengan seorang murid laki-laki yang mencoba menghadang kami.
“ Woooyyy !!!! ANJING !! MATAMU KEMANA ???!!!!“ Teriak salah satu seorang anak laki-laki itu.
“ GOBLOK !! EMANG JALAN INI PUNYA MBAHMU ??!!” Balas Sigit.
Kami semua berhenti mendadak dan membantu Sigit bangun.
“ GAK USAH NYOLOT CUK ! “ Balasnya.
Kami terfokus pada jatuhnya Sigit. Kami tidak mau ada perkelahian disini. Karena disini adalah wilayahnya SMPN 2. Jika kami salah bertindak, kami bisa dihajar habis-habisan. Sigitpun menyadari hal itu. Tanpa membalas celotehannya lagi, dia bangkit dan langsung menaiki sepedanya lalu pegi meninggalkan 6 gerombolan laki-laki yang kulihat salah satu orangnya terdapat jahitan dimukanya.
“ Kamu gapapa Git ? “ Tanyaku
“ Gapapa, gak ada yang lecet justru yang aku tabrak tadi mungkin lecet-lecet.” Jawabnya.
“ Kamu ada masalah sama dia Git ? Kenapa gak kita hajar aja ?” Tanya Rojek dengan nada gak terima.
“ Jangan, disini bukan wilayah kita, kalo kita nekat lawan mereka, massa kita gak cukup, pasti bakal kalah kita.
Aku gak ada msalah sebenarnya, emang biasa orang sini emang sering cari gara-gara, ati-ati aja kalo kalian pulang sendiri.” Imbuhnya
Setelah kejadian itu, di hari-hari berikutnya kami selalu terlibat cekcok dengan orang tersebut yang aku ketahui namanya adalah Ibnu. Menurut kabar yang kami terima, bahwa dia adalah premannya sekolah sana. Dan memang ditakuti semua murid disana. Tampangnya yang menyeramkan ditambah bekas luka jahitan di wajahnya, menambah seram wajahnya. Tapi hal itu tidak membuat aku, Rojek, ataupun yang lainnya gentar. Setiap pagi apabila kami berpapasan dengannya pasti ada saja perkataannya.
“ Woooyyy !!! Kalo berani Berhenti ! Banci !” Katanya
“ Cuuuuiiiihhh !!! “ Rojek meludahinya.
“ ANJING ! Woooyyy !!! “ Balasnya.
Kegiatan seperti itu selalu saja terjadi setiap hari, namun kami masih bisa menahan diri untuk tidak bentrok. Karena akan bermasalah besar jika kami terlibat masalah seperti itu. Hingga kami kelas 3 dan sampai lulus pun hal tersebut masih sering terjadi. Entah apa motovasinya melakukan hal tersebut. Masih menjadi pertanyaan besar bagiku.
Selasa, 11 April 2017
Belajarlah Bisnis Online dari Ahlinya !
Kemajuan teknologi baru-baru ini
berkembang sangat pesat. Mulai dari ojek, makanan, hingga jual beli semuanya
sudah pakai online. Artinya kapanpun
dan dimanapun kita bisa mengaksesnya, asalkan kita punya koneksi internet.
Kemajuan teknologi tentunya sangat memudahkan kita bagi para pengusaha. Mereka
bisa lebih dekat dengan pelangganya. Dan bagi para pemula yang mau menjadi
pengusaha tidak perlu repot-repot punya lapak sendiri dan punya modal banyak.
Kunci dari bisnis online adalah
keberanian.
Tips dan trik ini dibagi dari salah satu akun instagram yang sudah 4 tahun menjalankan bisnis online. Tidak main-main, hampir setiap hari selalu datang
pelanggan. Dimulai dari iseng-iseng, sekarang menjadi bisnis online yang mampu menopang hidupnya.
Jadi, bagi anda yang mau memulai bisnis online
belajarlah dari ahlinya supaya bisa sukses, seperti akun tersebut.
1.
Media sosial ? Wajib !
Untuk menjalankan bisnis online, anda wajib punya akun media sosial. Anda bebas memiliki akun
media sosial apa saja, seperti instagram, facebook, twitter atau yang lainnya.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah punya follower. Untuk mempunyai follower
yang banyak, anda tidak perlu membeli follower.
Anda boleh saja me-spam di
komentar-komentar yang sedang hits.
Tapi hati-hatilah karena bisa saja anda terkena blokir.
2.
Mau jualan apa ?
Anda tidak perlu berpikir panjang apa yang anda harus jual.
Pilihlah yang ada disekitar anda, pilih yang dekat dengan anda. Atau anda boleh
menjual sesuatu yang sedang tren,
karena banyak konsumen yang sedang mencarinya. Carilah supplier yang murah, anda tidak perlu me-stock. Jika masih baru lebih baik jika anda membeli barang jika ada
pesanan, sehingga anda tidak memerlukan modal. Anda hanya perlu usaha.
3.
Rajinlah promosi !
Agar konsumen tau
apa yang anda jual, posting-lah apa
yang anda jual. Gunakan hashtag yang
banyak, sehingga akan muncul jika kita mencarinya. Jika bisnis online anda sudah berjalan, wajib anda
me-posting testimoni pelanggan. Hal
itu sangat diperlukan, selain anda promosi, anda dapat memberikan kepercayaan
kepada pelanggan lain yang mau membeli kepada anda. Bahwa akun anda bukanlah
akun penipu.
4.
Konsisten !
Setelah anda dapat menjalankan bisnis online, pastikan kualitas barang yang anda jual konsisten. Ketika
anda menjual barang dengan kualitas atas, dan setelah sekian waktu, anda
berubah pikiran menjual barang kualitas bawah, konsumen akan merasa tidak puas.
Secara otomatis anda akan kehilangan konsumen. Jadi, tentukanlah anda mau
bermain di area mana, bawah, menengah, atau atas ? jika sudah anda tentukan,
maka anda wajib konsiten.
5.
Berani
Seorang wirausaha wajib memiliki jiwa pemberani dalam
dirinya. Anda tidak perlu malu tentang apa yang anda jual, selama hal tersebut
tidak melanggar norma-norma. Anda juga harus berani promosi dimanapun, supaya
semakin banyak yang melihatnya. Anda harus berani pula mengambil resiko,
misalkan anda memberikan promo atau diskon kepada pelanggan.
Maraknya bisnis online,
mengakibatkan banyak kasus penipuan. Sebagai penjual anda juga harus waspada
terhadap konsumen. Bagi konsumen yang jauh, biasanya pembayaran dilakukan
dengan transfer. Untuk lebih amannya anda jangan mau mengirim barang jika anda
belum menerima uang transfer terebut. Biasannya konsumen akan memfoto bukti
transfernya, walaupun begitu anda wajib cek rekening anda, apakah sudah
benar-benar masuk atau belum. Terkadang terdapat konsumen yang nakal, yaitu
mengedit foto hingga sedemikian rupa sehingga terlihat asli.
Sedangkan sebagai pembeli atau konsumen, anda lebih besar
terkena penipuan karena anda yang men-transfer uang terlebih dahulu. Untuk
menanggulanginya, anda harus teliti. Lihatlah ulasan atau komentar-komentar
yang ada di akun media sosial tersebut, apakah ada yang berkomentar kurang
bagus atau sebaliknya. Jika anda merasa kurang yakin, lebih baik jangan
mengambil resiko. Lebih baik tidak membelinya.
Jika anda memang berniat melakukan bisnis online, tidak ada salahnya anda mencoba tips dan trik diatas. Jika anda sudah sukses, sebarkanlah ilmu anda supaya menjadi ilmu yang bermanfaat. Semoga tips dan trik diatas dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua.









